Cara Pengambilan Foto yang Baik Menjadi Tampak Keren dan Profesional
fotografi / Tips dan Trik

Cara Pengambilan Foto yang Baik Menjadi Tampak Keren dan Profesional

Pengambilan foto yang baik – Cara pengambilan foto yang baik dan hasilnya tampak keren dan profesional menjadi sebuah dambaan bagi setiap orang yang menyukai pada dunia fotografi. Dari kebanyakan orang mereka berfikir bahwa untuk menghasilkan sebuah foto yang bagus, keren dan profesional memerlukan kamera yang super canggih dan mahal. Padahal menguasai teknik dalam pengambilan foto yang baik lebih penting dibandingkan perangkat.

Pengambilan gambar yang baik tak memandang siapapun dan dapat dilakukan oleh siapa pun. Dengan kamera apapun juga bisa, asalkan berlatih dengan cukup dan memiliki passion dalam bidang tersebut. Berikut ini akan kami beri tahu cara pengambilan foto yang baik, diantaranya adalah :

pengambilan foto yang baik

Mengkomposisikan Subjek (rule of thirds)

Mengkomposisikan subjek merupakan hal paling dasar dalam dunia fotografi tentang bagaimana caranya kita menempatkan subjek foto pada bidang foto. Pada umumnya penempatan foto dilakukan oleh para sebagian pemula, yaitu menempatkan di tengah-tengah bidang foto. Mencobalah pada sesuatu yang berbeda dengan menempatkannya di tengah.

Dengan membuat garis imajiner (grid) yang membagi pada bidang foto ke arah vertikal dan horizontal masing-masing tiga bagian ini merupakan tahap yang pertama yang harus dilakukan. Penempatan pada subjek foto sepertiga bagian luar grid dapat menguatkan kesan dinamis pada foto. Cara yang satu ini lebih dikenal dengan istilah rule of thirds.

Atur bidikan foto dengan cermat

Jangan sampai kamu biarkan hasil fotomu terganggu oleh karena latar belakang yang akan membuat hasil fotomu terlihat berantakan. Singkirkanlah pada latar belakang yang dapat mengganggu dan mengacau.

Hindarilah pada tampilan pohon yang seolah-olah tumbuh di atas kepala sebagai latar belakang. Kamu dapat menghindari hal tersebut dengan cara mengubah arah bidikan foto, supaya dapat menghasilkan foto yang lebih baik dan tidak terlihat berantakan.

Posisikan tinggi kamera terhadap mata subjek (eye level)

Supaya pengambilan foto yang baik dapat dimiliki, sebaik mungkin kamu harus menghindari memotret sambil berdiri terhadap subjek yang lebih rendah daripada kita yang memotretnya, contohnya saja di saat kita ingin memotret anak kecil, sebaiknya kamu mengambil foto tersebut dengan posisi jongkok. Sehingga kamera berada pada setinggi pandangan mata (eye level) anak kecil tersebut.

Manfaatkan Flash

Di saat memotret dalam beberapa kondisi, flash sangat bermanfaat yaitu dapat meningkatkan kualitas foto yang diambil. Kamu juga bisa memanfaatkan flash yang dilakukan pada pemotretan pengambilan foto yang baik pada siang hari untuk mengatasi bayangan yang timbul pada subjek foto manusia yang mengganggu di bawah hidung ataupun mata. Teknik yang seperti ini dikenal dengan istilah fill in flash.

Mencoba pada sudut yang menarik

Dalam pengambilan foto yang baik, jangan hanya terpaku pada pengambilan foto dalam satu sudut tertentu saja. Kamu dapat mencoba bereksperimen dengan mengambil sudut pengambilan foto yang berbeda. Mencarilah pada tempat yang memungkinkan kamu berada di posisi yang lebih tinggi atau lebih rendah.

Contohnya dalam pengambilan foto yang baik, kamu bisa menggunakan kursi atau tangga untuk sudut pemotretan yang lebih tinggi. atau kamu bisa berbaring di lantai untuk pengambilan sudut foto yang lebih rendah. Variasi dalam pengambilan foto yang baik dalam sudut gambar ini dapat memudahkan kamu untuk bisa mendapatkan foto terbaik diantaranya.

Kami juga akan menjelaskan cara pengambilan foto yang baik dari fotografer profesional. Pengambilan foto yang baik untuk mengabadikan momen dalam perjalanan adalah sebuah hal yang tak akan dilewatkan oleh semua pelancong. Dan juga banyak dari wisatawan yang mengabadikan fotonya namun hanya asal foto hingga gambar atau foto terlihat kurang bagus.

Dari fotografer Chuck Delaney melalui bukunya Top Travel Photo Tips from Ten Pro Phographers memberikan pada beberapa tips dalam pengambil foto yang baik. Berikut ini penjelasan yang dilansir oleh USA Today adalah :

Ketika dalam pengambilan foto yang baik, jangan hanya mengambil saja, namun buatlah foto dan rencanakanlah foto atau gambar apa yang ingin kamu ambil. Kamu tak perlu peduli kemana kamu akan pergi, tapi kamu akan tetap dapat mengambil foto yang baik.

Angka yang ganjil akan lebih menarik daripada angka yang gelap. Contohnya dengan mengambil gambar gambar tiga pohon secara landscape dibandingkan degan empat atau dua pohon akan lebih menarik.

Pikirkanlah dan cermati pada apa yang ada di belakang objek foto. Pentingnya background sama seperti dengan apa yang menjadi fokus utama foto kamu.

Bangunlah pada hubungan dengan subjek foto melalui pembicaraan, maksudnya gunakanlah gesture jika kamu tak bisa dari bahasa mereka. membangun hubungan dengan subjek dapat menghasilkan doto atau gambar menjadi sangat hebat dan keren.

Pada tempat wisata yang populer, maka kamu pergilah dalam keadaan yang masih pagi sekali ketika banyak orang lokal yang keluar, namun sebelum para turis berdatangan.

Melatih dari kepekaan situasional untuk mengantisipasi dari hal-hal mendadak yang terjadi. Contohnya, ketika pemotretan gambar di area ski dan salju, ambillah gambar sebelum badai salju datang.

Sabar dalam pengambilan foto yang baik. Rencanakan foto atau gambar, kemudian bidik, lalu ambillah gambar ketika telah sesuai dengan gambar yang di inginkan.

Ketahuilah dan menguasailah pada kamera yang kamu miliki. Pada umumnya para fotografer travel yang handal adalah seniman yang mengetahui cara membuat pemandangan menjadi indah serta “geek” yang mengerti semua hal tentang kamera yang digunakannya.

Foto yang kita miliki menyimpan pada sebuah kenangan. Begitu juga dengan para fotografer yang mereka bercerita melalui hasil bidikannya. Foto yang hebat, keren, dan profesional adalah ketika kita sangat menyukainya karena sisi estetis dan makna di dalamnya.

Di saat ingin mengambil subjek yang bergerak, ikutilah dengan bersalam tubuh dan kamera saat mengambil gambar. Kamu bisa membuat gambar menjadi beku ketika benda bergerak. Namun background akan tampak tetap berjalan. Sehingga kamu bisa menangkap dari kecepatan dan pergerakan benda tersebut.

Penjelasan yang dilansir oleh USA Today

Inilah 10 tips dalam pengambilan foto yang baik yang diberikan oleh para fotografer profesional disaat kamu ingin mengambil gambar atau foto saat berada dalam perjalanan.

Disini kami juga akan memberi tahu cara pengambilan foto yang baik dari dasar fotografi. Dalam dunia fotografi, teknik yang lebih penting sebenarnya adalah perangkat. Selain perangkat, yang lebih penting adalah mengambil gambar yang baik dan dapat dilakukan oleh siapapun dan dengan kamera apapun. Kamu cukup berlatih dan menghindari dari kesalahan umum.

fotografi

1. Memahami Kamera

  • Membaca buku manual kamera

Pelajarilah fungsi dari setiap tombol, sakelar, kontrol, dan item menu. Pelajarilah pada teknik dasar, seperti memperbesar dan memperkecil, menggunakan kilat (mati, nyala dan otomatis), dan menggunakan tombol rana. Beberapa kamera memiliki buku manual cetak bagi para pemula, tetapi juga menawarkan panduan secara gratis yang lebih besar di situs web produsen. Jika kamera yang kamu miliki tidak disertai dengan buku manual, maka jangan panic, dan carilah petunjuk pemakaian dari internet.

  • Memulai

Mengatur resolusi kamera ke titik paling tinggi supaya mendapatkan foto yang berkualitas tinggi

Foto atau gambar dengan solusi rendah akan lebih sulit diubah nantinya. Dan jika fotomu dengan solusi yang lebih rendah maka kamu tidak dapat memotong dengan sesuka hati seperti yang bisa kamu lakukan dengan versi yang solusinya lebih tinggi. Kalau bisa kamu supaya meningkatkan kartu memori ke yang lebih besar. Jika kamu tak mampu untuk membeli yang baru atau tak mau membelinya, maka gunakanlah pengaturan kualitas yang baik, jika tersedia di kameramu dengan resolusi yang lebih kecil.

Memulai dengan mengatur kamera mode otomatis, jika terdapat beberapa pilihan

Mode untuk pengambilan foto yang baik yang paling berguna adalah “Program” atau mode “P” pada kamera digital SLR. Jika saran tersebut bertentangan denganmu maka abaikanlah dan dianjurkan mengoperasikan kamera secara manual sepenuhnya.

2. Mencari Peluang Foto

Membawa kamera kemanapun kamu pergi

Di saat kamu memegang kamera, maka kamu akan mulai melihat dunia secara berbeda. Kamu dapat mencari dan menemukan peluang untuk pengambilan foto yang baik. Maka dari itu kamu akan mengambil lebih banyak foto, dan semakin banyak foto yang kamu ambil, maka semakin meningkat keterampilan fotografi yang akan kamu miliki. Kamu supaya selalu ingat untuk membawa baterai cadangan atau pengisi daya jika kamu menggunakan kamera digital.

3. Pergilah ke luar

Kamu supaya memiliki motovasi diri untuk keluar dan mengambil foto di bawah cahaya alami. Kamu supaya mengambil pada beberapa gambar bidik dan tembak normal untuk melihat pencahayaan pada waktu yang berbeda di saat siang dan malam hari.

Meskipun banyak dari sebgaian orang yang menyukai “Jam Emas” yaitu dua jam terakhir di siang hari sebagai kondisi cahaya yang menguntungkan untuk pengambilan foto yang baik. Namun juga bukan berarti seseorang tidak bisa memotret pada kondisi cahaya pertengahan hari. Jika hari tersebut cerah, terkadang lingkungan yang teduh terbuka juga dapat menciptakan cahaya yang lembut dan menarik. Terutama terhadap pada orang-orang. Pergilah ke luar atau outdoor terutama pada kebanyakan orang yang sedang makan, menonton televisi, atau tidur. Pencahayaan yang seperti ini seringkali terasa dramatis dan tidak biasa bagi kabanyakan orang, justru karena mereka tidak pernah bisa melihatnya.

Semoga dengan membaca artikel saya dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan bagi Anda. Semoga cita-cita kalian untuk menjadi fotografer terwujud. Aamin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *