seberapa pentingnya menjaga hati
pengetahuan / Tips dan Trik

Seberapa Pentingnya Menjaga Hati?

Menjaga hati – Jagalah hati Anda dengan segala kewaspadaan. Karena dalam menjaga hati dari situlah terpancar kehidupan. Buanglah mulut serong dari Anda dan jauhkan bibir yang dolak-dalik dari Anda. biarkanlah mata Anda memandang untuk terus ke depan dan tataplah mata Anda dengan tetap ke muka. Menempuhlah jalan yang rata dan hendaklah tetap dari segala jalan Anda.

Pikiran dari seseorang mencerminkan dirinya, dan bukan sekedar dari ucapan atau tindakan yang ia buat. Maka dari itulah Allah telah mempertimbangkan hati seseorang, bukan hanya dari penampilan atau penampakannya.

Sama halnya dengan adanya penyakit atau kelainan yang dapat mempengaruhi jantung. Adapula dari berbagai penyakit hati rohani yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan sebagai orang yang terpercaya.

menjaga hati

Menjaga hati seseorang merupakan cerminan dari setiap yang memilikinya. Dalam arti apanila memiliki hati yang baik, maka cerminan juga terlihat baik juga. Begitu juga sebaliknya, jika memiliki hati yang buruk, maka akan terlihat juga keburukannya. Sudah sejak zaman Nabi Muhammad SAW, penyakit hati dapat dihindari dengan cara ajaran yang telah diberikan oleh Rasulullah SAW. Setiap orang pasti tidak bisa lepas dari penyakit hati dan menjadi hal yang wajar dan termasuk bagian dari kehidupan manusia. Tambahnya lagi, setiap manusia dapat terlahir dengan sifat kekhilafan saat bersosialisasi.

Lalu apa saja sih penyakit hati dalam agama Islam? Yuk simak berikut ini !

Penyakit hati dalam agama Islam memiliki banyak jenis. Mulai dari ringan hingga berat dan jenis penyakit hati yang berat dalam agama Islam yang dapat menjadikan pelaku dapat memiliki dosa besar sampai dosa yang tidak terampuni oleh Allah SWT.

Salah satu dari penyakit hati menurut dalam agama Islam adalah syirik. Jenis penyakit hati ini termasuk jenis penyakit hati yang besar sebab dosanya yang tidak akan terampuni oleh Allah SWT.

penyakit hati

1. Iri Hati

Iri hati merupakan sifat yang tidak menyukai pada rezeki serta nikmat yang diperoleh orang lain. Sehingga dapat menjadikan seseorang untuk melakukan pada ebrbagai cara untuk menandinginya. Penyakit iri hati yang diperbolehkan dalam agama Islam yaitu supaya dapat berbagi ilmu di kemudian hari atau iri dalam menggunakan harta untuk jalan yang benar.

2. Dengki

Dengki adalah penyakit hati yang merupakan sikap untuk tidak menyenangi dari seseorang yang memperoleh kebahagiaan. Sehingga dapat menjadikan pelaku mencari cara untuk menghilangkan rasa bahagianya yang dialami oleh seseorang tersebut.

3. Hasrut

Hasrut merupakan sifat penyakit hati yang selalu ingin melakukan berbagai cara untuk mempengaruhi orang lain. Supaya orang tersebut marah dan ingin memecah belah tali persaudaraan. Dan akhirnya akan timbullah permusuhan serta kebencian antar sesama manusia.

4. Fitnah

Fitnah adalah penyakit hati yang merupakan sikap dan dapat dikatakan lebih kejam dari sembuah pembunuhan. Yaitu perbuatan menjelekkan, merusak, menodai, menipu dan juga berbohong pada seseorang untuk menimbulkan permusuhan. Yang nantinya jika semakin berkembang akan menjadi tindakan kriminal pada orang lain tanpa didasari dengan bukti yang kuat.

5. Berburuk Sangka

Penyakit hati yaitu dengan berburuk sangka merupakan sikap yang selalu curiga dan berdampak prasangka yang buruk pada orang lain yang selalu bertindak buruk tanpa didasari dengan bukti yang jelas atau dengan bukti yang kuat.

6. Khianat

Khianat adalah bentuk sikap yang tidak bertanggung jawab atau mangkir dari amanat atau kepercayaan yang telah diberikan pada orang tersebut. Khianat pada umumnya dilakukan oleh orang-orang dengan kebohongan atau dengan obral janji palsu sekaligus menjadi ciri khas dari orang munafik.

Seseorang yang telah melakukan sifat khianat, akan dibenci atau mungkin sudah tak di percaya lagi oleh masyarakat sekitar untuk melaksanakan sebuah tanggung jawab ke depannya.

Nah inilah beberapa penyakit hati yang ada dalam agama Islam. Lalu bagaimana cara menjaga dari penyakit hati dalam agama Islam?  

Berikut ini akan kami berikan beberapa tips untuk menjaga hati dalam ajaran agama Islam. Langsung saja read now!

menjaga hati dalam ajaran islam
  • Tidak terlalu banyak bicara

Bicara yang terlalu berlebih juga dapat mengeraskan hati. Sehingga akan lebih baiknya untuk berbicara yang seperlunya saja. Dan hindarilah pada seseorang yang terlalu banyak bicara, ghibah, tukang bohong, dan lain sebagainya.

  • Jaga Nafsu dan Emosi

Emosi yang timbul dari seseorang membuatnya akan menjadi tidak tenan. Sehingga perlu dihindari supaya tidak menjurus pada dosa dan juga beberapa penyakit hati. Beberapa jenis nafsu yang dimiliki dari seseorang harus dihilangkan, diantaranya adalah nafsu mewujudkan impian, nafsu harta, nafsu seks, nafsu marah, dan lain sebagainya. Cara yang paling tepat untuk menjaga emosi dan nafsu adalah dengan berpuasa, baik itu puasa sunnah atau puasa wajib yaitu di bulan Ramadhan.

  • Ingat pada Allah AWT

Jika Anda selalu ingat pada Allah mungkin dengan beberapa cara seperti sholat 5 waktu, sholat tahajud, sholat dhuha, sholat malam, dan juga sholat lainnya. Selain itu perbanyaklah berdzikir dan doa, membaca Al Quran yang sangat berguna untuk selalu menjaga hati. Dengan diri Anda yang selalu mengingat pada Allah SWT, maka secara otomatis kita juga akan lebih takut untuk berbuat maksiat atau dosa.

  • Berteman dengan Orang Sholeh

Bersosialisasi perlu dilakukan dengan cara yang baik, yaitu berteman dengan orang yang sholeh. Jika terlalu banyak berteman dengan orang-orang yang tiudak bisa menjaga hati, maka hanya akan timbul penyakit dan semakin menjauhkan diri kita pada Allah SWT. Salah dalam bersosialisasi atau dalam pergaulan juga dapat menambah dosa, karena perbuatan meksiat yang telah dilakukan baik secara sengaja atau tidak sengaja.

Rasulullah Saw pernah bersabda tentang menjaga hati :

tips menjaga hati

Musahabah Diri- Menjaga Hati

Sebelum menyalahkan orang lain, akan lebih baik jika terlebih dahulu kita berkaca dan intropeksi pada diri sendiri. Dengan intropeksi diri atau memeriksa diri sendiri, mungkin kita bisa menemukan mengapa seseorang bersikap seperti demikian itu dan mungkin saja kita juga pernah berbuat kesalahan sama seperti yang ia lakukan.

Jauhkan diri dari sikap iri dan dengki- Menjaga Hati

Sikap iri dan dengki menjadi ruang untuk syaitan supaya bisa masuk ke dalam hati manusia. Memiliki angan-angan yang berlebihan bisa menjadikan seseorang buta dan tuli. Jika memiliki angan-angan yang tidak dilandasi dengan agama, maka seseorang itu bisa melakukan berbagai cara untuk mewujudkan angan-angan tersebut.

Sifat yang seperti ini dapat timbul dari kecintaan seseorang akan kehormatan, material, dan juga pujian. Dan manusia tidak akan hidup dengan tenang, jika memiliki sikap yang seperti ini.

Jauhkan dari sifat keras hati dan amarah- Menjaga Hati

Keinginan marah yang ada dari dalam hati seseorang terkadang membuat seseorang dapat melakukan tindakan tanpa membuat pertimbangan akal. Jika akal yang dimilikinya sudah melemah, maka yang tersisa hanyalah hawa nafsu dan syaitan yang akan bebas dan melancarkan aksinya, kemudian dapat mempermainkan manusia.

Perbanyak Sifat Memaafkan- Menjaga Hati

Allah SWT adalah Maha Pemaaf kepada hambanya yang melakukan taubat dengan sungguh-sungguh. Allah SWT akan membukakan pintu maaf yang selebar-lebarnya. Sebagai makhluk ciptaannya Allah, kita tidak boleh sombong dan tidak mau memaafkan kesalahan orang lain sebelum orang tersebut meminta maaf.

Husnuzon- Menjaga Hati

Allah SWT dalam QS. Al-Hujurat ayat 12 berfirman “ Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah dari kebanyakan prasangka. Sesungguhnya sebagian dari prasangka yang dimilikinya adalah dosa. Dan janganlah kalian mencari-cari dari kesalahan orang lain. Di antara kamu akan memakan daging saudaranya yang sudah mati. Maka tentulah kamu akan merasa jijik kepadanya”.

Ikhlas- Menjaga Hati

Jika kita lihat, bahwa ikhlas adalah kata yang sederhana dan sering kita dengar dan ringan untuk dikatakan. Namun sifat ikhlas menjadi hal yang sulit untuk dilakukan. Seseorang yang memiliki sifat ikhlas, maka ia bisa meniatkan semua tindakannya pada Allah SWT dan ia juga tak memiliki sifat duniawi. Jika Allah SWT sedang memberimu ujian dnegan kenikmatan, maka orang tersebut akan lebih banyak bersyukur. Dan jika ia sedang diuji oleh Allah dengan memberikan kesusahan, maka orang tersebut akan lebih bersabar.

Seseorang yang memiliki sifat rasa ikhlas akan senantiasa percaya pada Allah SWT yang akan memberikan segala sesuatu yang paling baik untuk hamba-Nya. Seseorang yang memiliki rasa keikhlasan, ia akan lebih mudah untuk menjaga hati nya dan selalu menyerahkan segala sesuatunya hanya kepada Allah SWT hanya kepadalah yang ia menggantungkan semua harapan.

Memaafkan merupakan bentuk cintanya yang tertinggi yang dapat mengarahkan seseorang yang sedang tersakiti hatinya oleh orang lain. Meskipun luka hati tersebut kecil atau besar, sudah selayaknya kita tidak berbahagia sebelum bisa memaafkan orang tersebut.

Sekian dari artikel yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat bagi Anda dan dapat menambah pengetahuan dan wawasan bagi Anda. dan mulailah dari sekarang untuk menjaga hati Anda!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *