tips fotografi alam
fotografi / pengetahuan / Tips dan Trik

Tips Fotografi Alam Liar yang Kece dan Hitz

Fotografi alam – Melakukan aktivitas fotografi alam liar merujuk pada aktivitas yang dilakukan di lapangan. Dan juga fotografi alam berkaitan erat dengan menggunakan elemen-elemen alam, seperti kehidupan liar, tanaman dan pemandangan alam serta tekstur.

Fotografi alam berkaitan dengan kebudayaan dan wisata, seperti pada Majalah National Geographic, Majalah National WIdlife, dan lain sebagainya.

Melakukan fotografi liar ditujukan untuk menangkap foto aksi binatang, seperti sedang terbang, makan, berkelahi, dan lain sebagainya. Meskipun pelaksanaan fotografi liar sering diambil di alam liar, misalnya pada daerah pertanian. Daerah pertanian ini juga sangat sering menjadi lokasi untuk pemotretan fotografi alam liar.

Dalam melaksanakan fotografi alam liar, selain menggunakan kamera yang canggih dan memadai yang dibutuhkan oleh fisik dan mental yang kuat. Teknik yang baik sangat diperlukan dalam fotografi jenis ini, yaitu fotografi alam liar. Dalam artikel kali ini kami akan memeberikan beberapa tips yang mudah untuk diterapkan dalam Wildlife fotografi. Langsung saja simak berikut ini!

fotografi alam liar

1. Pahami peralatan pemotretan (kamera, lensa, dll)

Meskipun hal ini sudah terdengar klise, hal ini menjadi hal yang sangat penting lho. Dalam fotografi margasatwa yang menginginkan momen yang bagus yang akan kita bidik, biasanya hanya berlangsung selama 5 sampai 20 detik. Jika Anda belum bisa memahami pada pengaturan kamera dan dalam pemilihan lensa secara expert, maka Anda dapat kehilangan momen indah tersebut.

2. Ketahui subjek yang Anda foto

Kebanyakan dari fotografi margasatwa didasarkan pada bagaimana caranya menangkap sebuah momen mengenai perilaku makhluk hidup yang bisa berpose menarik. Hanya ada satu cara dengan mengenal satwa liar, yaitu dengan menghabiskan waktu bersama mereka atau dengan mengamati pada keseharian mereka.

3. Bekerja dengan cahaya

Seorang professional wildlife yang bernama Morkel Erasmus memiliki nasihat yaitu sangat penting untuk membidik foto di saat cahaya dalam kondisi keemasan, maksudnya adalah di saat matahari baru terbit atau akan tenggelam.

4. Sejauh mana Anda bisa meng-expore?

Contohnya saja, foto pertama kita ambil dengan posisi berdiri. Hasilnya akan terlihat gambar tidak menjadi istimewa. Dan Anda bandingkan dengan foto yang kedua, yaitu diambil dengan cara posisi terentang di pasir sekitar 20 meter dari anjing tersebut. Maka tampilan anjing secara utuh dengan angle rendah ditambah lagi dengan mata kamera membuat foto tersebut terlihat lebih hidup.

5. Kombinasi teknis dan momen

Teori yang satu ini sangat menarik ya. Karena tidak ada patokan pasti takaran ideal antara teknis dan momen. “Apakah foto tersebut menjadi bagus dan dapat diperoleh dengan teknis yang bagus?”. Jawabannya jelas pasti berbeda. Tergantung dari sudut pandang Anda.

6. Kesabaran adalah kebutuhan

Sebagai seorang fotografer wildlife, foto Anda dapat didasarkan pada kondisi alam yang tidak bisa ditebak untuk mendapatkan momen yang indah dan menarik. Maka dari itu sangat penting bagi Anda untuk memiliki kesabaran, bahkan sangat sabar. Terutama di saat Anda harus mengamati pada pola perilaku subjek yang akan Anda foto.

7. Nikmati prosesnya

Kesimpulan dari tips fotografer wildlife adalah dengan menikmati prosesnya. Menjadi seorang fotografer wildlife bukan hanya sekedar dengan mengambil foto. Namun menjadi fotografer wildlife juga berarti kesempatan untuk menyatu dengan alam, mendapatkan kesempatan yang tidak semua orang dapat memilikinya, yaitu menjelajah tempat yang jarang atau bahkan belum pernah dikunjungi orang sebelumnya.

Sebagian dari Anda mungkin berpendapat memotret kehidupan hewan tak harus di alam liar, namun bisa Anda lakukan di dalam cagar alam atau kebun binatang. Anggapan yang seperti ini, tidak menjadi masalah, yang terpenting adalah Anda menikmati prosesnya. Jangan sampai Anda melakukan teknik atau hasil foto bagus malah menjadi beban buat Anda ya.

Apa gunanya kita melakukan apa yang kita senangi jika kita sendiri tak bisa menikmatinya?

Negara Indonesia memiliki beribu pemandangan alam yang menarik dan menakjubkan hingga tak terhitung. Itulah sebabnya mengapa banyak turis yang gemar untuk jalan-jalan ke Indonesia demi mengabadikan setiap keindahan alam yang tampak pada pandangan mereka.

Selain kita mengetahui beberapa tips yang mudah untuk diterapkan dalam Wildlife fotografi, disini kami akan jelaskan teknis khusus yang dilakukan dialam terbuka bagi Anda pecinta fotografi.

fotografi alam

Lokasi yang mendukung

Periksalah lokasi yang akan Anda jadikan sebagai tempat pemotretan sesering mungkin. Namun hanya sekalipun, tak selamanya. Setiap kali ada kesempatan maka Anda harus melakukannya. Bawalah dan gunakanlah kamera Anda, ambillah pada beberapa gambar, dan perhatikanlah pada sekeliling Anda apakah tempat yang cocok dengan subjek Anda atau tidak.

Dan perlu Anda perhatikan di saat Anda hendak melakukan pemotretan. Karena pada saat pagi hari masih tampak berbeda dengan siang hari, yang mana sangat berbeda dengan sore hari perihal cahayanya, penempatan bayangan gelapnya, dan kehangatan lokasinya.

Salah satu yang menjadi hal yang menarik tentang pengambilan gambar di alam terbuka adalah Anda dapat mengambil gambar sesuai dengan keinginan Anda. Misalnya Anda ingin mengambil gambar di pantai, taman, atau di tempat-tempat yang Anda sukai.

Perhatikan cahaya yang tersedia

teknik khusus di alam terbuka

Dalam pemotretan, cahaya sangat dibutuhkan. Karena dengan cahayalah yang memberikan tampilan yang hidup pada sebuah foto atau gambar. Tak selamanya Anda dapat memilih cahaya yang di inginkannya. Namun Anda dapat mempersiapkan segala kemungkinan yang ada untuk menjadikan cahaya yang ada di lokasi pemrotretan tertuju pada posisi yang tepat dan benar sesuai dengan keinginan Anda.

Salah satu aspek yang paling penting dari cahaya adalah dari segi kualitasnya. Kualitas cahaya memberikan efek terhadap gambar Anda. Itulah menjadi penyebab pentingnya untuk memilih latar belakang putih yang seimbang supaya cahaya dapat dipantulkan dengan baik sebisa mungkin.

Menentukan pada arah dari datangnya cahaya dan menentukan latarnya sudah cocok dengan subjek adalaha hal yang terpenting. Pada umumnya, subjek yang sudah terlihat terang dan bercahaya, sangat baik untuk menggunakan latar belakang yang gelap. Begitu juga sebaliknya, maka latar belakang dengan pencahayaan yang sedikit akan sangat bernilai. Maka dari itu, jadilah bijak dalam mengatur pancahayaan.

Pencahayaan pada alam terbuka memang selalu berubah-ubah. Karena matahari selalu bergerak, dan terkadang ada awan, dan juga seringkali ada hujan. Semua ini dapat memberikan efek pada pengaturan kamera. Jika Anda melakukan pemotretan di luar studio, maka yang perlu Anda bawa adalah reflector dan diffusion panels, serta alat-alat yang dapat menggantikan pencahayaan alami.

Yang perlu kita ketahui adalah posisi sinar matahari. Jika Anda berpendapat bahwa sinar matahari adalah cahaya satu-satunya yang Anda gunakan, maka berfikirlah untuk menggunakan diffusion panel antara sinar matahari dari subjek Anda. mengapa harus demikian? Karena jika tidak mata dari subjek akan terlihat sipit karena berhadapan langsung dengan cahaya matahari.

Reflektor

Peralatan fotografi reflektor amatlah penting untuk foto model outdoor. Alat ini digunakan untuk memantulkan cahaya yang diperoleh secara langsung kepada subjek Anda serta dapat menerangi area pemotretan yang Anda gunakan.

Peralatan fotografi yang satu ini dapat menampilkan warna dalam berbagai ukuran, bisa untuk menghangatkan dan memberikan kesejukan bagi subjek Anda. Ada hal yang paling luar biasa dari alat ini adalah Anda dapat melihat hasilnya akan seperti apa sebelum Anda melakukan pemotretan.

Peganglah pada reflektor ini dan arahkan ke sudut yang Anda inginkan sampai memperoleh hasil yang Anda harapkan. Mungkin Anda juga memerlukan bantuan seseorang untuk memegang alat reflektor ini selama pemotretan atau Anda dapat meletakkannya menghadap dinding atau lantai. Ada juga pilihan lain yang dapat Anda gunakan, yaitu dengan menempatkan reflektor Anda pada lighting stand.

Inilah tips dan teknis khusus dalam memotret di alam terbuka atau pada alam liar.

Semoga artikel saya dapat bermanfaat bagi Anda.

Sampai jumpa pada artikel selanjutnya, dadah..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *